Traveling Sehari di Makassar

Traveling sehari di Makassar

Saat traveling, rasanya ingin mengunjungi semua destinasi wisata menarik. Sayangnya, tidak semua orang memiliki waktu yang cukup untuk mengeksplore daerah tujuannya. Meskipun demikian, ada beberapa hal yang bisa kamu prioritaskan, setidaknya mencicipi kuliner khasnya dan mengunjungi ikon wisatanya.

Nah jika kamu sedang ada di Makassar dalam rangka kunjungan keluarga, perjalanan bisnis ataupun hanya sekadar transit, dan hanya memiliki waktu selama sehari saja untuk mengeksplore kota ini, jangan khawatir! Mari menyusun apa saja yang harus kamu lakukan saat traveling sehari di Makassar. Saya membaginya dalam 3 poin saja agar lebih fokus, yaitu kuliner, wisata, dan ole-ole. Dengan mempertimbangkan waktu yang terbatas maka areanya dipersempit di sekitar kawasan Pantai Losari. Ini dia.

Sarapan itu penting!

Mari memulai dengan sarapan dulu biar kuat jalan kaki #eh :))

Traveling sehari di Makassar

Untuk sarapan pagi ada dua pilihan, nasi kuning dan Coto Makassar. Wowwww, sarapan pagi sudah seberat itu? Baiklah yang ringan dulu kalau begitu, kue tradisional khas Makassar. Kue tradisional yang lebih dikenal dengan nama kanre Jawa bisa dengan mudah kamu temukan di pasar tradisional tapi karena gak ada waktu menelusuri, langsung saja ke Mama Toko Kue yang berlokasi di Jalan Serui No. 19. Buka setiap hari mulai jam 8 pagi saat weekday dan jam 7 pagi saat weekend. Setidaknya ada 50 jenis kue tradisional Khas Makassar, misalnya barongko, kue seruni, bayou nibalu, palita, cangkuning, cucur bayou, sikaporo, bika caramel, toloba, kue lumpur, biji nangka, ka’dobo’dong, apang dan beragam kue tradisional lainnya.

Traveling sehari di Makassar

Bagaimana kalau sudah sarapan di hotel? Mari brunch saja kalau begitu πŸ˜€ Rasanya sayang sekali melewatkan sajian Coto Makassar di waktu brunch yaitu sekitar jam 10-11 siang.Β  Konon Coto Makassar paling enak dinikmati di waktu-waktu tersebut karena kuahnya masih kental, dan variannya masih lengkap mulai dari daging, hati, jantung, usus, limpa, ataupun babat. Saya rekomendasikan warung Coto Nusantara yang berlokasi Jalan Nusantara No. 32, buka dari jam 7 pagi sampai jam 5 sore.

Traveling sehari di makassar

Ke Benteng Rotterdam

Lokasi Mama Toko Kue dan Warung Coto Nusantara tidak jauh dari Benteng Rotterdam, jadi selepas sarapan/brunch, mari berjalan kaki ke benteng bersejarah tersebut. Kalau gak mau jalan kaki bisa aja sih sewa mobil di Makassar. Tapi kalau saya menyarankan jalan kaki saja, biar cepat capek dan lapar, jadi makan siang bisa banyak :)) Benteng Rotterdam adalah benteng peninggalan Kerajaan Gowa-Tallo sekitar abad ke-17 yang masih berdiri megah hingga saat ini. kamu bisa menjelajahi area benteng, foto-foto dan jangan lupa masuk ke dalam Museum La Galigo ya.

Traveling sehari di Makassar

Mari makan siang

Abis jalan kaki lalu keliling benteng Rotterdam kan lumayan capek tuh, makan siang dulu yuk. Bergerak ke Pantai Losari, ada satu jalan yang menjadi kawasan kuliner Makassar yaitu jalan Datu Museng. Karena Makassar adalah surganya seafood, maka pilihan menu makan siang jatuh pada seafood. Silakan pilih salah satu rumah makan yang banyak berderet di sepanjang jalan tersebut. Salah satunya adalah Rumah makan Lae-Lae yang berlokasi di Jalan Datumuseng No. 8. Di sini tersedia seafood segar berbagai ukuran mulai dari ikan, kepiting, cumi-cumi, dan udang dengan pilihan olahan seperti digoreng, dibakar, bumbu rica-rica, asam manis dan lain-lain.

Selepas makan siang, saatnya kembali ke hotel/penginapan untuk istirahat sebentar melepas penat sambil menunggu sore menjelang. Semoga saja hotel ataupun penginapanmu tidak jauh dari Pantai Losari. Di sekitar pantai ini memang banyak tersedia pilihan hotel di Makassar.
Traveling sehari di Makassar

Menikmati Senja di Losari

Keindahan sunset di Pantai Losari sudah tersohor sejak dulu. Pun gak afdhol rasanya kalau berkunjung ke Makassar dan belum foto di tulisan PANTAI LOSARI-nya xD Nah mari menuju Pantai Losari kalau begitu untuk menikmati romantisme senja. Sambil menunggu sunset, kamu bisa naik bebek-bebek kalau mau hihihi Ada beberapa titik menikmati sunset di Losai yang bisa kamu pilih yaitu anjungan Bahari dengan tulisan Pantai Losari, anjungan BUGIS, MAKASSAR, MANDAR, TORAJA ataupun di sekitar Masjid Terapung. Selepas senja, sempatkan untuk menikmati sepiring pisang epe’ sambil dibuai sejuknya angingmammiri. Kuliner khas Makassar ini sangat mudah ditemui di Pantai Losari.

Traveling sehari di Makassar

Berbelanja ole-ole

Salah satu agenda wajib saat traveling adalah berburu ole-ole khas daerah tersebut untuk kerabat dan sahabat. Nah tidak jauh dari Pantai Losari ada pusat ole-ole khas Makassar, Jalan Somba Opu. Di jalan ini berderet toko yang menjual ole-oleh mulai dari makanan, minuman, kain tenun, kopi, baju kaos, minyak gosok, hingga pernak pernik kerajinan tangan. Salah satu toko ole-ole khas Makassar yang legendaris adalah Toko Ujung yang beralamat di Jalan Somba Opu No 36. Toko ini buka hingga pukul 10 malam. Untuk para penggemar Rangga dan Cinta dari film AADC, jangan sampai melewatkan coffee blend dari Kopi Ujung yang diberi nama Kopi Rangga dan Cinta. Jadi jangan lupa cari di rak khusus kopi πŸ˜€

Traveling sehari di Makassar

Makan malam jangan sampai terlewatkan

Setelah brunch dan makan siang yang berat, pilihan makan malamnya jatuh ke menu yang ringan-ringan saja, Mi Titi. Mari menuju ke rumah makan Mi Titi di Jl. Datumuseng No. 23B. Mi Titi adalah sajian mie kering yang disiram dengan kuah kental panas dengan potongan sawi hijau, potongan daging ayam, ati dan ampela ayam, dan gorengan yang terbuat dari tepung kanji. Menikmati mie kering ini belum lengkap tanpa jeruk nipis dan lombok kannasa. Seporsinya lumayan mengenyangkan.

Setelah makan malam, saatnya kembali ke hotel/penginapan untuk memberikan hak istirahat pada tubuh. Mungkin sambil packing, atau leyeh-leyeh sebelum esok hari meninggalkan kota Makassar. Nah bagaimana, cukup kan sehari untuk jalan-jalan di Makassar? Jika merasa belum cukup, saatnya mengagendakan untuk kembali ke kota ini dengan rentang waktu liburan yang lebih lama lagi. Banyak destinasi wisata Makassar lainnya menunggumu πŸ™‚

Idealnya, traveling bukan soal berapa lama waktu yang kamu miliki tapi berapa banyak hal yang bisa kamu dapatkan selama perjalanan tersebut. Selamat memetik hikmah dalam setiap perjalananmu.

10 comments

Leave a Reply

four + 16 =