
Entahlah masih bisa disebut sahabat atau tidak, yang jelas kami pernah dekat. Dia selalu menolong saya, di saat tersusah sekali pun. Dia beberapa kali menenangkan saya, ketika tersedu2 di depannya disebabkan seorang lelaki. Menjemput tengah malam. Meminjamkan duit di saat saya lagi butuh. Mentraktir makan di saat saya ga punya duit meskipun dia juga sebenarnya sedang kere. Entah sejak kapan persahabatan ini mulai memudar. Hari ini, Sabtu, 24 Juli 2010. Sahabat itu mengakhiri masa lajangnya. Semoga langgeng, Sakinah mawaddah wa… Continue reading




