Tag Archives: Belajar Menyulam Dan Merajut

Ada yang belum kenal Quiqui’ Komunitas Perajut Makassar? Komunitas ini merupakan kumpulan para perajut di Makassar baik perajut knitting maupun crochet, perkumpulan orang-orang yang tertarik belajar dan berbagi ilmu tentang rajutan. Jadi tak ada guru, tak ada murid! Semua saling berbagi :)

Mungkin ada yang bertanya, di jaman modern yang serba instan ini kok malah mundur ke masa lalu. Mesin modern dapat menghasilkan sebuah topi atau jaket rajut dalam hitungan menit, mengapa mesti “menyiksa diri” selama berhari-hari untuk merajut barang yang sama?

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mamiri Minggu ke Empat – Warna

merajut di makassar

Tertawa lepas sambil merenda dan merajut (Foto : Eko Rusdianto )

Read More →

Sulam pita adalah sulaman yang menggunakan pita berbagai ukuran dan bahan untuk membuat motif-motif bunga. Pita memberi efek tiga dimensi karena ukuran pita lebih besar dari benang. Hasil sulaman pita juga lebih dekoratif karena bahan pita yang lebih beragam. (wikipedia)

Belakangan ini saya sangat tertarik dengan segala macam handmade craft. Sulam pita, merajut, recycle dll. Sayang sekali, waktu yang sangat miliki masih sangat terbatas untuk mencoba dan membuat craft tersebut. Akhirnya, untuk sementara, kumpulkan ilmu dan bukunya dulu :D

Sulam Pita

Undangan belajar sulam pita, yang diaplod Kak Uun di grup facebook Merajut Yuk

Read More →

menyulam quotesSiapkan quotesnya, mari mulai menyulam :)

Minggu, 11 Desember 2011, kelas merajut yuk diadakan kembali di Kampung Buku, CV Dewi. Tapi kali ini bukan belajar merajut, melainkan menyulam quotes. Adalah Yufinats, yang kebetulan sedang ada event di Makassar, yang “dibajak” di kelas kali ini. Alat-alat yang dibutuhkan adalah selembar kain polos belacu, bidangan, jarum dan benang warna warni. Beberapa hari sebelumnya, kita sudah diberitahu untuk menyiapkan kata-kata yang akan disulam.

Apa itu Quotes? Menurut Wikipedia:

Quotes : Quotation is the repetition of someone else’s statement/thoughts. This can be in the form of words, songs, American Sign Language, written, or any other form of communication. Quotation marks are punctuation marks used in text to indicate the words of another speaker or writer. Both of these words are sometimes abbreviated as “quote(s)”. (wikipedia)

Awal-awal saya agak bingung juga. Saya datang tanpa persiapan quotes, sementara yang lain sudah sibuk dengan sulamannya masing-masing. Mommy Arung yang tiba setelah saya, langsung mengambil alat bahan dan dengan lancarnya mulai menyulam quotes yang sudah dipersiapkan dari rumah. Setelah pikir-pikir beberapa saat akhirnya saya teringat quotes yang ada di baju kaos Astamedia :)), dan mulailah saya menyulam :)

menyulam quotesSuasana kelas menyulam quotes, santai

Menyulam quotesArung dan Mommy yang sibuk menyulam

menyulam Sibuk dengan sulaman masing-masing

Karena terlambat memulai dan cara menyulam saya yang lambat, akhirnya saya yang paling akhir selesai. Bangga juga liat hasilnya hehehhe biasanya berjam-jam duduk di depan komputer memegang mouse, kali ini duduk memegang jarum dan benang. Kelas menyulam ini sangat santai. Ngobrol-ngobrol ringan, menikmati cemilan sambil sesekali mencandai Bobel dan Arung.

hasil sulamanHasil Kelas Menyulam Quotes -
Sulaman Barack, Mommy Arung, Mommy Bobel dan sayaaaa ;)

 Kelas Menyulam QuotesHasil Kelas Menyulam Quotes -
Sulaman Ekbess dan Yufinats

Oh ya, quotes yang saya sulam “I Blog almost everything – nanie.me” betul-betul menggambarkan saya, menggambarkan kecintaan saya pada dunia blog *halah*. Tadinya sempat menimbang-nimbang antara quotes itu atau quotes “I Love Blogging”, tapi akhirnya pilihan jatuh pada quotes yang pertama. Yeah, saya memblogkan hampir semuanya, baik di blog personal yang saya miliki maupun di blog kantor yang saya kelola :)

Terima kasih untuk Yufinats sudah bersedia berbagi ilmu, terima kasih untuk Kaila dan papanya yang sabar sekali menunggu mama Kaila mengajari kami, terima kasih Kampung Buku telah menyediakan tempat yang nyaman. Terima kasih semua, sampe jumpa di kelas berikutnya ;) Ohya, foto-foto saya bajak dari blog @yufinats, fb Ekbess dan fb Mommy Bobel :D

kelas menyulamTerima kasih semua :*

Info Kelas Merajut Yuk selanjutnya:

Kelas merajut

Minggu, 25 Desember 2011, Pukul 3 Sore
di Kampung Buku, jalan Abd. Dg. Sirua no. 192 E
(CV. Dewi, samping kantor lurah Pandang)

dan akan selalu GRATIS tentunya :)
CP. Ekbess 08981826694

Belajar merajut
Dulu saya pernah belajar merajut, masih SMP kalo tidak salah ingat. Membuat kerajinan tangan, semacam ikat rambut dan alas kursi. Istilahnya ma’koi, menggunakan jarum koi’ dan benang wool.

Ketika saya membaca undangan kelas merajut yang diposting oleh Eka, saya tertarik dan memutuskan datang untuk memperbaharui ingatan saya tentang rajut merajut ini. Jadilah akhir pekan kemarin saya lewatkan di Kampung Buku Jl. Daeng Sirua.

Ternyata bukan jenis merajut yang seperti saya pelajari dulu. Kelas merajut yang dibawakan oleh Sheni ini, menggunakan 2 jarum yang disebut breien. Dan ukuran breien yang digunakan itu bermacam-macam, tergantung pola mana yang ingin kita buat.

Pada dasarnya, prinsip merajut ada tiga, yaitu melingkarkan benang pada jarum, memasukkan jarum ke simpul benang dan mengambil benang melaluinya. Sedangkan teknik rajutan ada dua, yaitu Knit atau tusuk bawah, kadang-kadang disebut juga tusuk depan atau tusuk lurus, dan Purl atau tusuk atas, kadang-kadang disebut juga tusuk belakang atau tusuk sungsang. Kemudian ada Cast On (CO), yaitu mebuat dasar atau awalan, dan Bind Off (BO) yaitu menutup rajutan atau rajutan akhir.

Nah, di pertemuan pertama kemarin, kita diajarkan cara memegang breien, kemudian membuat awalan dan tusuk atas. Seruuu :). Saya sempat mencoba 2 breien yang berbeda ukuran, 3,5 dan yang satunya lupa, kalo nda salah 15 karena jarumnya besar sekali. Saya juga sempat mencoba breien yang besi, tidak terlalu nyaman pakenya. Karena licin jadi harus dijepit kuat-kuat pada saat menarik benang melalui loop supaya benangnya tidak terlepas. Akibatnya, jari-jari tangan jadi agak sakit.

Satu hal, ternyataa, belajar merajut ini bagus untuk melatih fokus dan kesabaran. Jika kurang fokus, maka siap-siap saja mengulang dari awal, membuat dasar kembali *lirik-lirik yang berkali-kali mengulang*. dan jika tidak sabar, jangan harap bisa bikin syal =))

Kelas merajutSayang sekali saya tidak bisa ikut pertemuan kedua, karena lagi di luar Makassar. Tapi Insya Allah, pertemuan ke-tiga nanti akan saya usahakan ikut. Yukk, belajar merajut :)

Info Pertemuan ke-dua:
Sabtu, 30 Oktober 2011 pukul 3 Sore
di Taman Macan, Jalan Balaikota (Depan Hotel Celebes)
Cat: Bawa tikar/karpet serta cemilan masing-masing yah! Nanti merajutnya sambil piknik :D
Jangan takut tidak memiliki bakat menjahit sama sekali, kelas merajut ini belajar dari nol. Dan lagi, Kelas Ini Gratis!