Mengintip Meriahnya Pesta Komunitas Makassar 2016

Suasana booth Am di PKM 2016

Suasana booth AM di PKM 2016

Matahari sore Makassar menyorot hangat saat kami menjejakkan kaki di Pantai Losari. Rencananya, sore hari yang cerah ceria ini akan kami lewatkan dengan mengunjungi booth-booth komunitas di Pesta Komunitas Makassar (PKM) 2016. Sayangnya, rencana tinggal rencana, kondisi di PKM 2016 yang luar biasa rame menyurutkan niat saya untuk berkeliling.

Melewati gerbang masuk yang berbentuk atap rumah khas Bugis Makassar, saya, Anbhar dan babyjo harus berjuang melewati kerumunan lalu lalang pengunjung untuk menemukan booth Komunitas Blogger Makassar Angingmammiri yang untungnya berlokasi tepat di jalan masuk PKM 2016.

Meskipun ingin menyaksikan riuhnya panggung utama PKM 2016 di sore hari, suasana yang berdesak-desakan membuat saya dan babyjo memilih tinggal di booth dan ngobrol-ngobrol santai sambil ngemil dengan teman-teman AM yang sudah lebih dulu datang. Tidak lama kemudian, Unga dan Kak Rahmat serta Dentaq sekeluarga juga tiba sambil membawa sekantong gorengan membuat suasana di booth AM semakin ramai.

Selepas maghrib, saya mengajak Anbhar untuk berkeliling mumpung suasana agak lebih lega dibanding sebelumnya. Kami menelusuri booth demi booth dan mampir di beberapa booth komunitas  yang menarik perhatian.

Kami agak lama berada di booth-both yang berada di sisi kanan panggung utama. Area yang lebih lapang membuat babyjo bisa lari-larian dan lebih mudah untuk diawasi dibandingkan di sekitar booth AM yang merupakan jalan masuk sekaligus jalan keluar para pengunjung. Babyjo suka sekali saat di booth reptil dan booth komunitas pecinta hewan lainnya, sampai minta dipangku sama om Tatto demi mengawasi seekor musang yang hilir mudik di tangannya 😀

pesta komunitas makassar2016

Sugar glider, salah satu hewan favorit babyjo di PKM 2016

Bergeser ke sisi kiri panggung utama, ada deretan booth UKM fashion dan food corner yang juga ramai pengunjung, bahkan hanya untuk memesan segelas minuman kami harus mengantri agak lama padahal cukup banyak booth makanan/minuman yang ada. Booth UKM fashion rata-rata diisi oleh brand lokal sedangkan both makanannya bervariasi mulai dari makanan ringan hingga makanan berat.

**

Pesta Komunitas Makassar merupakan acara tahunan dari komunitas untuk komunitas yang dilaksanakan selama dua hari di mana semua komunitas yang ada di Makassar dapat bergabung dalam acara ini. Di tahun 2016 ini, PKM memasuki tahun ketiganya dengan tema “Kreativitas Tanpa Batas” yang menjadi ajang temu, silaturahmi dan kolaborasi komunitas untuk berkreasi bersama.

Beragam komunitas dengan latar belakang berbeda turut berpartisipasi aktif menyukseskan acara ini, baik itu komunitas sosial, hobi, edukasi, traveling, lingkungan, fashion, pecinta hewan dan lain-lain. Total ada 280 komunitas di Makassar yang berkolaborasi untuk menunjukkan bahwa Makassar adalah salah satu kota kreatif.

Saya tidak pernah terlibat secara aktif dalam kegiatan Pesta Komunitas Makassar, meskipun selalu setia menghadiri PKM setiap tahunnya. Di bulan Mei 2014, tahun pertama PKM diadakan, saya baru saja melahirkan sebulan sebelumnya. Karena bosan di rumah, saya, babyjo dan Anbhar dijemput Adnan dan Tika dan diajak ke PKM yang berlokasi di Monumen Mandala. Itu adalah momen pertama babyjo berada di keramaian, bikin saya deg-dean abis soalnya khawatir si bayi nangis dan merasa gak nyaman hehehhe.

Saat PKM yang kedua diadakan di Benteng Rotterdam yaitu bulan Mei 2015, babyjo sudah berumur 13 bulan jadi saya bisa berpartipasi dalam mengisi dan menjaga booth AM selama 2 hari pelaksanaannya walaupun harus bolak balik Makassar – Maros 😀

Di tahun 2016, kepengurusan AM sudah berganti ke pundak yang lebih muda dan bersemangat. Karena itulah, segala hal yang berkaitan dengan PKM 2016 mereka yang menanganinya. Kami-kami yang lebih tua (baca : dewasa) hanya datang berkunjung dan menemani selama beberapa saat saja.

Pesta komunitas makassar 2016

Suasana malam hari di PKM 2016

Tadinya saya ingin mengabadikan kunjungan ke PKM 2016 dengan berfoto di depan tulisan doodle PKM 2016, tapi antrian panjang pengunjung yang juga ingin berfoto lagi-lagi membuat saya akhirnya membatalkan niat tersebut. Menjelang pukul 8 malam, kami memutuskan untuk pulang saja dan tidak menunggu penutupan PKM 2016.

Sebagai penikmat acara ngumpul-ngumpul, secara umum saya menikmati hadir di Pesta Komunitas Makassar 2016 ini, meskipun hanya datang beberapa jam saja di hari terakhir. Hanya saja, saya agak kurang nyaman dengan suasana yang terlalu ramai. Lalu lalang pengunjung membuat saya khawatir membiarkan babyjo lari-larian seperti di acara lain yang biasa saya datangi, agak rawan hehehhe

Mungkin jika akses masuk berbeda dengan akses keluar maka lalu lalang pengunjung di booth komunitas yang berada di pintu masuk jadi bisa lebih teratur. Suasana di pintu masuk memang sangat padat karena banyak pegunjung yang berhenti di setiap booth membuat jalan masuk yang hanya seluas kira-kira 3 m jadi makin sempit.

Ramainya pengunjung juga sedikit banyak berimbas pada soal keamanan. Meskipun saya yakin para panitia sudah memikirkan solusi masalah keamanan di lokasi acara tetapi masih saja ada yang kehilangan. Memang sangat susah ya mengingat ribuan orang yang hiir mudik keluar masuk, setidaknya kita sendiri harus lebih hati-hati dalam menjaga barang pribadi.

Yang terakhir, rasa salut dan apresiasi yang dalam saya sampaikan untuk teman-teman panitia dari beagam komunitas yang telah menyukseskan Pesta Komunitas Makassar (PKM) 2016, saya yakin tidak mudah untuk mengadakan kegiatan yang melibatkan ratusan komunitas kreatif dengan sangat banyak ide yang menunggu untuk diwujudkan. Dan kalian mampu membuktikannya!

PKM 2016

Bendera merah putih berkibar di PKM 2016

Sukses tidaknya sebuah acara bukan hanya dilihat pada hari H saja apakah acara tersebut berlangsung lancar atau tidak namun juga harus melihat proses perencanaan sebelum acara dan output yang dihasilkan setelah acara tersebut berlangsung.

Semoga 200an komunitas kreatif yang berpartisipasi di Pesta Komunitas Makassar 2016 ini tetap saling menjalin silaturahmi untuk melahirkan kegiatan kolaborasi antar komunitas yang ke depannya akan turut berperan dalam membangun citra positif Kota Makassar baik melalui media maupun di mata warga Makassar sendiri.

Salam Komunitas!

*tulisan ini diikutkan pada lomba yang diadakan oleh komunitasmakassar.org

3 comments

Leave a Reply

15 + 12 =