hitam warna favorit
Me & My Mind

Kepribadian & Lingkungan Mempengaruhi Warna Favorit, Benarkah?

Apa warna favoritmu? Merah, Kuning, hijau, biru seperti pelangi, atau hitam, putih, abu-abu biru tua? Bagaimana kepribadianmu? Periang, pendiam, cerewet, gampang bergaul, introvert? Benar nda sih, jika warna favorit itu selalu dipengaruhi oleh kepribadian, lingkungan pergaulan atau mood yang berubah-ubah?

Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mamiri Minggu ke Empat – Warna

Sepanjang yang saya ingat, saya selalu memfavoritkan warna hitam dan biru. Jika ditanya apa warna kesukaanmu, dengan serta merta saya menyebutkan dua warna tadi.  Saya sudah lupa warna apa yang saya sukai ketika masih SD atau di awal SMP. Tapi warna apapun itu, saya tidak pernah bisa memilih dan mengaplikasikannya dalam pakaian sehari-hari saya. Tentu saja, pakaian saya masih dibelikan mamak. Jadi warna pakaian apapun yang diberi, itulah yang saya pakai.

hitam

Ketika SMA, saya memilih masuk ke SMAK Makassar, otomatis saya tinggal bersama kakak di Makassar dan terpisah dengan mamak. Mulai belajar mandiri, belajar memilih dan memutuskan, menerima uang bulanan dan bisa membeli pakaian sendiri, Horeee :))

Teman-teman bergaul semasa SMA kebanyakan berasal dari lingkungan sekitar rumah di BTP, teman-teman kuliah kakak saya, dan teman-teman latihan Takewondo di UMI atau SMA 5. Iya, jangan kaget, saya pernah ikutan taekwondo pada jaman dahulu kala, sayangnya gak lanjut 😀

Saya bukan siswi populer di SMAK dan memang saya tidak berusaha untuk populer. Saya malah termasuk pendiam di sekolah, dengan prestasi belajar yang juga biasa-biasa saja. Dengan teman bergaul kebanyakan anak kuliahan yang santai, pola belajar saya ikut terbawa. Santai kayak di pantai, slow kayak di pulau 😀

Saya pendiam, introvert dan temannya kebanyakan laki-laki yang suka nongkrong di dekker sambil gitaran. Saya suka melihat mereka mengenakan pakaian hitam-hitam, tampak misterius. Dan tanpa saya sadari, saya terpengaruh hingga ke warna pakaian. Kebanyakan warna pakaian saya adalah biru dan hitam.

Tahun ke-tiga kuliah, saya ikut tarbiyah bersama beberapa orang teman. Bergaul bersama mereka yang pembawaannya tenang dan kalem dengan gaya berbicara yang menyejukkan. Saya mulai meninggalkan celana panjang dan menggantinya dengan rok panjang, Dan saya menyadari, isi lemari saya tiba-tiba berubah.

Dari warna gelap perlahan-lahan beralih ke warna-warna lembut feminin dan motif bunga-bunga kecil atau garis-garis. Biru muda, coklat muda, krem, hijau muda, pink dan semacamnya. Eits, jangan salah, saya masih introvert dan susah bergaul. Saya hanya terkenal cerewet di kalangan teman kuliah angkatan saya.

Fase selanjutnya adalah berkomunitas. Saya mulai bergabung dengan komunitas blogger Makassar Angingmammiri. Di sana saya banyak belajar membuka diri dengan mengenal semakin banyak orang baru. Tiba-tiba saya mendapati diri saya hmmmm… tampak berbeda. Dengan mudahnya saya mengatakan ingin masuk komunitas ini, ingin hadir di acara anu, ingin berkenalan dengan si itu. Sesuatu yang tidak mungkin saya lalukan bertahun yang lalu.

merah

Dan tebak isi lemari saya. Iya, warna-warni. Dan kebanyakan kaos yang ada adalah kaos komunitas atau kaos event tertentu yang saya ikuti hahahhaa. Dulu saya tidak pernah membayangkan akan memakai kaos dengan warna kuning ngejreng.

Sekarang, dengan santainya saya jalan-jalan ke mall dengan kaos kuning dari Mozilla Indonesia. Atau memakai kaos merah dari blog detik. Atau kaos ungu dari paccarita. Atau kaos orens dari Makassar Backpacker. Saya juga masih memiliki beberapa kaos hitam dan warna feminin seperti pink.

Akhirnya dengan semena-mena saya berkesimpulan bahwa lingkungan pergaulan akan mempengaruhi kepribadian dan warna favorit. Kalaupun bukan warna favorit, maka akan mempengaruhi pilihan warna pakaianmu. Ini terjadi pada saya.

Atau teman-teman tau hubungan antara kepribadian, lingkungan dan warna favorit secara ilmiah? Mungkin ada penelitian atau jurnal yang berkaitan? Bolehlah diinfo ke saya 🙂

4 thoughts on “Kepribadian & Lingkungan Mempengaruhi Warna Favorit, Benarkah?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *