Tulisan ini diikutkan pada 8 Minggu Ngeblog bersama Anging Mammiri, minggu kedua – Rasa Lokal.
Awal tahun sepertinya memang menjadi masa panen buah-buahan lokal. Di mana-mana muncul penjual buah dadakan di pinggir jalan. Rambutan, langsat, manggis, durian, mangga, sirsak dan lain-lain. Buah-buah lokal ini bermunculan dan mendadak jadi primadona yang berusaha menggeser keberadaan buah impor.

Buah Lai, sejenis durian. Mirip durian, tapi tidak berbau.
Ngomong-ngomong tentang durian, aroma buah ini memang yang paling menguar di antara buah-buahan yang dijajakan di pinggir jalan. Seakan-akan memanggil-manggil, mampir dong kak
) Ada yang saking cintanya sama buah yang bernama durian ini, sampe rela hunting durian ke mana-mana. Jika traveling ke suatu tempat yang terkenal akan kuliner duriannya, maka dia akan menyempatkan diri untuk berkunjung ke lokasi tersebut sesempit apapun waktu yang dia miliki.
Read More →